Home / Internasional (page 3)

Internasional

Peringati Kemenangan atas Nazi, Russia Gelar Parade Militer Terbesar

bidik.co — Rusia menggelar parade militer terbesar di Moskow untuk memperingati 70 tahun kemenangan atas Nazi dalam Perang Dunia II. Parade yang akan dilangsungkan pada pukul 10.00 waktu setempat atau pukul 14.00 WIB itu akan melibatkan ribuan serdadu dari berbagai kesatuan militer Rusia. Sebagian di antara mereka bahkan akan memakai …

-

Israel Curigai Iran Biayai Kelompok Hizbullah

bidik.co — Jenderal Kementerian Intelijen Israel Ram Ben Barak mengatakan, pencabutan sanksi atas kesepakatan nuklir Iran akan memberikan keuntungan ratusan miliar dolar AS. Itu bisa membantu mendanai sekutunya kelompok Hizbullah Lebanon. Israel menolak kesepakatan yag diusulkan dengan menghentikan proyek nuklir dengan imbalan sanksi yang dihentikan. Menurut Israel, itu tidak cukup …

-

Istri Pangeran William, Kate Middleton Lahirkan Anak Kedua

bidik.co — Pejabat Kerajaan Inggris hari Sabtu (2/5/2015) mengatakan, istri Pangeran William, Kate Middleton, telah melahirkan bayi perempuan. Ini merupakan anak kedua mereka setelah Pangeran George. Istana Kensington dalam pernyataannya mengungkapkan Kate melahirkan bayi perempuan dengan selamat pada pukul 8.34 waktu London. Bayi itu seberat 3,7 kilogram. Stasiun televisi Al …

-

Soal Hukuman Mati Warganya, Menlu Ghana Hormati Hukum Indonesia

bidik.co — Berbeda dengan Pemerintah Australia, Pemerintah Ghana, yang juga menjadi negara asal terpidana mati, menghormati hukum yang berlaku di Indonesia. Sebelumnya, terpidana mati kasus narkoba asal Ghana, Martin Anderson alias Surajudeen Abiodun Moshood dieksekusi mati bersama tujuh napi lainnya di Nusakambangan, Rabu (28/4/2015) dini hari. Menteri Luar Negeri Ghana, Hannah …

-

Menlu Australia Tak Percaya Hukuman Mati Timbulkan Jera

bidik.co — Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop masih belum cukup puas meluapkan emosinya atas dieksekusinya dua warganya, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran oleh pemerintah Indonesia. Bishop kembali meradang dan menyampaikan sindirannya terhadap hukum Indonesia. Menurutnya, hukuman mati bukan solusi untuk menghapus perdagangan narkotika. “Saya tidak percaya bahwa hukuman mati …

-

Kemenlu Tegaskan, Pembunuhan yang Dilakukan Karni Sadis

bidik.co — Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan pihaknya untuk memohonkan pengampunan bagi warga negara Indonesia, Karni bin Medi Tarsim, yang mendapatkan hukuman mati atas pembunuhan yang dilakukannya pada 2012. Namun, tindakan pembunuhan yang dilakukan Karni tergolong sadis sehingga keluarga korban tak mau …

-

Arab Saudi Perkuat Militernya Rp 1.050 Triliun

bidik.co — Siapa mengira, Arab Saudi diam-diam menggenjot anggaran militernya dengan pertumbuhan 17% di 2014 lalu. Ini merupakan pertumbuhan belanja militer terbesar di dunia. Demikian data dari Stockholm International Peace Research Institute, yang dilansir dari CNN, Selasa (14/4/2015). Peningkatan anggaran belanja militer ini merefleksikan gejolak situasi keamanan di Timur Tengah. Arab …

-

Paus: Pembantaian Armenia Genosida, Turki Protes

bidik.co — Paus Fransiskus menyebut pembantaian massal terhadap orang Armenia seabad lalu oleh Kekaisaran Ottoman sebagai tindakan genosida. Pernyataan yang disampaikan pada misa di Basilika Santo Petrus tersebut sontak menuai kemarahan orang Turki. “Seabad yang lalu, bangsa kita mengalami tiga tragedi yang masif dan belum pernah terjadi sebelumnya. Pertama, dikenal …

-

Cak Nun Nilai ISIS Sebagai Rekayasa

bidik.co — Budayawan Emha Ainun Najib, atau lebih dikenal dengan sebutan Cak Nun mengatakan gerakan radikal ISIS merupakan rekayasa dalam upaya untuk menguasai Timur Tengah. “Semua itu rekayasa, ada yang membikin dan tidak mungkin gerakan itu menjadi ‘main stream’, karena apa mungkin orang sedunia menjadi ISIS semua,” katanya di Temanggung, …

-

Situasi Aden Mencekam, Kemenlu Terus Monitor Kondisi WNI

bidik.co — Puluhan WNI gagal mencapai pelabuhan Aden, Yaman untuk dievakuasi karena situasi di kota itu masih mencekam. Para WNI ini juga sempat mendapatkan saran dari palang merah internasional untuk jangan bergerak dulu. “Kemarin itu ICRC (International Committee of the Red Cross) juga meminta mereka untuk jangan bergerak dulu. Karena …

-