Home / Internasional / Israel Curigai Iran Biayai Kelompok Hizbullah

Israel Curigai Iran Biayai Kelompok Hizbullah

bidik.co — Jenderal Kementerian Intelijen Israel Ram Ben Barak mengatakan, pencabutan sanksi atas kesepakatan nuklir Iran akan memberikan keuntungan ratusan miliar dolar AS. Itu bisa membantu mendanai sekutunya kelompok Hizbullah Lebanon.

Israel menolak kesepakatan yag diusulkan dengan menghentikan proyek nuklir dengan imbalan sanksi yang dihentikan. Menurut Israel, itu tidak cukup kuat untuk menghapus risiko senjata nuklir.

“Satu-satunya entitas yang dapat menantang kita dengan serangan mendadak adalah Hizbullah di Lebanon,” ujar Ben Barak, dilansir Reuters. Israel percaya Hizbullah memiliki 100 ribu rudal yang mampu melumpuhkan infrastruktur sipil.

Israel mengancam Lebanon untuk mencegah gerilyawan. Sumber keamanan Lebanon mengatakan angkatan udara Israel menghancurkan distribusi senjata kepada Hizbullah.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuduh Iran mencari kendali di Suriah, Yaman, Sinai Mesir dan Palestina. Mereka dibantu Hizbullah sejak 2006 saat membantu pemerintah Suriah melawan pemberontak.

Sebelumnya Pemerintah Iran mengutuk serangan yang dilakukan pasukan Israel di Suriah yang telah menewaskan beberapa tokoh kunci pasukan Hizbullah. Serangan mematikan pasukan Israel itu terjadi di wilayah dekat perbatasan Israel.

Kementerian Luar Negeri Iran mengecam serangan mematikan tersebut. “Kami mengutuk semua tindakan rezim zionis (Israel) serta semua tindakan teror yang terjadi di dunia,” kata Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, seperti dilansir IBTimes, Senin (19/1/2015).

Angkatan Pertahanan Israel (IDF) diklaim berada di balik serangan tersebut. Namun, pihak IDF belum secara resmi mengomentari operasi penyerangan itu.

Kelompok Hizbullah Lebanon menyatakan bahwa sedikitnya enam gerilyawan tewas setelah helikopter Israel menembakkan rudal ke tempat tinggal mereka.

“Kelompok pejuang Hizbullah sedang melakukan pemeriksaan lapangan di Kota Mazraat el Amal di wilayah Suriah Quneitra. Mereka telah menjadi sasaran serangan roket dari helikopter musuh (Israel) yang menyebabkan jatuhnya beberapa martir yang namanya akan diumumkan di kemudian hari setelah memberitahukan keluarga masing-masing,” pernyataan dari kelompok Hizbullah.

Serangan itu dilakukan setelah ada indikasi bahwa kelompok militan Hizbullah merencanakan serangan terhadap pejabat Israel.

Setelah serangan mematikan tersebut, Hizbullah melalui siaran Al Manar TV memperingatkan Israel bahwa pihaknya akan menyerang wilayah Tepi Timur Tengah. (*)

Komentar

Komentar

Check Also

Kemungkinan Yunani Tak Bayar Utang ke IMF

bidik.co — Pemerintah Yunani mendorong warganya untuk menolak proposal reformasi keuangan yang diajukan oleh kreditor …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *