Home / Tekno / Suami Bos Facebook Meninggal Mendadak

Suami Bos Facebook Meninggal Mendadak

bidik.co — Dave Goldberg, CEO SurveyMonkey dan suami dari COO Facebook Sheryl Sandberg, dilaporkan meninggal dunia secara tiba-tiba pada Jumat (1/5/2015) malam.

Kabar duka ini dipublikasikan oleh pihak keluarga sehari setelah meninggalnya, pada Sabtu (2/5/2015).

“Dengan duka cita mendalam, saya mengabarkan teman dan keluarga bahwa saudara saya, Dave Goldberg, suami dari Sheryl Sandberg, ayah dari dua orang anak dan anak lelaku dari Paula Goldberg, telah meninggal dunia tadi malam,” tulis saudara laki-laki Goldberg, Robert, di Facebook, dari USA Today, Minggu (3/5/2015).

Jejaring sosial Facebook mengatakan turut berbelasungkawa atas kematian suami dari salah satu petingginya tersebut. Laman Facebook milik Dave Goldberg kini telah dialihkan menjadi halaman memorial.

“Dave Goldberg adalah pribadi yang luar biasa dan saya bangga mengenalnya. Doa saya bersama Sheryl dan keluarga,” tulis pendiri Facebook Mark Zuckerberg yang turut meneruskan posting duka cita dari Robert.

Penyebab kematian Goldberg tidak diungkapkan oleh pihak keluarga.

Goldberg yang lulus dari Universitas Harvard bergabung dengan perusahaan penyedia layanan survei online SurveyMonkey pada April 2009. Baru-baru ini, almarhum sempat merayakan enam tahun kebersamaannya di perusahaan itu dengan menulis sebuah tweet.

Sebelumnya, pada 1994, Goldberg mendirikan Launch Media yang bergerak di bidang pengiriman musik dan konten lain secara online. Perusahaan tersebut kemudian diakuisisi oleh Yahoo pada 2001.

Dia lalu bergabung dengan Yahoo dan mulai pacaran dengan Sheryl Sandberg yang ketika itu menjabat sebagai eksekutif iklan di Google.

Seperti diketahui, COO Facebook Sheryl Sandberg merupakan sedikit dari wanita yang terlibat dalam Silicon Valley, dan industri digital di Amerika Serikat pada umumnya, karena boleh dibilang masih didominasi oleh pria.

Sandberg adalah Chief Operating Officer Facebook yang, seperti diberitakan oleh Reuters, telah dipromosikan untuk duduk di dewan direksi layanan jejaring sosial tersebut. Sebelum ada Sandberg, dewan direksi di perusahaan yang didirikan oleh Mark Zuckerberg itu didominasi oleh pria.

Hadirnya Sandberg mampu memperbaiki citra Facebook di kalangan investor. Sejauh ini Facebook dikatakan masih terasa seperti perusahaan yang dikelola oleh “segerombolan mahasiswa dari kamar kost”.

Sandberg, dengan prestasinya yang gemilang, bisa memberikan aura kedewasaan pada dewan direksi Facebook.

Lebih lanjut, diangkatnya Sandberg mampu memperbaiki citra Facebook yang dikritisi oleh aktivis wanita di AS. Beberapa organisasi wanita menganggap Facebook kurang beragam.

Sebuah lembaga dana pensiun, selaku investor yang berpengaruh di bursa saham, sempat mendesak Facebook untuk menambahkan anggota wanita di dewan direksinya.

Bahkan, organisasi bernama UltraViolet sempat menggelar protes di depan kantor Facebook di New York, atas isu kesetaraan gender dan keberagaman di perusahaan tersebut.

Selama ini peran Sandberg juga sudah cukup baik sebagai “wajah” Facebook ke berbagai kalangan. Terutama karena Zuckerberg masih sering canggung berhadapan dengan publik.

Kini, Sandberg punya tugas besar untuk memperbaiki citra Facebook sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan yang kini sudah masuk bursa saham publik.

Delapan anggota dewan direksi Facebook saat ini:

Mark Zuckerberg, pendiri Facebook
Sheryl Sandberg, COO Facebook
James W Breyer, pengusaha dana ventura (VC)
Marc Andreessen, VC
Peter Thiel, VC
Donald E Graham, Co-Chairman Washington Post
Reed Hastings, CEO Netflix
Erskine Bowles, President Emeritus University of North Carolina. (*)

Komentar

Komentar

Check Also

Muhammadiyah Satukan Ilmu Agama dan Ilmu Sains Lewat Trensains

bidik.co — Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin memimpin acara peletakan batu pertama pembangunan gedung …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *