Home / Gaya Hidup / Waspada Mudik Pakai Sepeda Motor

Waspada Mudik Pakai Sepeda Motor

bidik.co – Mudik menggunakan sepeda motor menjadi pilihan bagi sebagian orang. Selain lebih murah dan cepat, sepeda motor juga dapat digunakan ketika sudah sampai di kampung halaman. Namun mudik menggunakan motor juga dinilai berbahaya.

Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa mengimbau masyarakat agar tidak mengajak anak mudik dengan mengendarai sepeda motor. Sebab, itu dinilai membahayakan keselamatan mereka.

“Kalau anak, sebaiknya jangan diajak naik motor. Terbayang tidak kalau misalnya di tengah jalan lelah, dipaksa jalan supaya cepat sampai bisa, lalu terjadi sesuatu hal-hal yang tidak kita harapkan karena kelalaian-kelalaian,” ujarnya, Jumat (10/7/2015).

Kelalaian yang dimaksud Khofifah antara lain seperti kelebihan kapasitas dan kecepatan yang tidak terkendali karena mengharapkan cepat sampai tujuan. Sementara perjalanan jarak jauh menyebabkan kelelahan.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sekitar 1,5 juta kendaraan bermotor akan keluar dari Jakarta saat mudik Lebaran 2015 nanti. Kendaraan tersebut akan menuju di beberapa daerah tujuan mudik warga Jakarta.

Harapan dari pihak kepolisian adalah tidak terjadinya banyak kecelakaan saat para pengendara motor mudik nanti.

Oleh karena itu pihak kepolisian melalui Unggul Sedyantoro yang menjabat sebagai Kabid Manajemen Operasional Korlantas Polri, mengimbau beberapa hali.

“Kalau bisa jangan menggunakan motor untuk jarak jauh. Dan para pengendara motor jangan sampai lebih dari dua orang, jangan bawa anak di depan. Masih banyak orang-orang yang mudik membawa anaknya,” ujar Unggul, Kamis (9/7/2015).

Unggul juga mengimbau kepada para pengendara motor agar tidak membawa barang yang berlebihan. Karena itu bisa jadi faktor penyebab pengendara motor kecelakaan.

Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti menilai, kegemaran pemudik menggunakan sepeda motor menuju kampung halamannya sulit diubah. Menurut dia, mudik dengan cara ini memberikan kenikmatan tersendiri bagi pemudik. Akan tetapi, memberikan kesulitan bagi polisi.

“Satu motor, boncengan sama istri, anak-anaknya juga ikut. Saya melihat itu sebagai kenikmatan tersendiri bagi mereka,” ujar Badrodin, saat acara buka puasa bersama wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (10/7/2015) sore.

“Namun, kenikmatan mereka itu kesulitan kami (polisi),” lanjut dia.

Badrodin mengingatkan, mudik dengan menggunakan sepeda motor rentan kecelakaan. Hal inilah yang membuat polisi harus bekerja ekstra.

“Ya memang itu kenikmatan bagi mereka,” katanya.

Meski demikian, ia menekankan, jajaran kepolisian siap untuk membantu kelancaran arus mudik.

Mudik menjadi tradisi masyarakat Indonesia untuk kembali berkumpul bersama keluarga di kampung halaman masing-masing. Masyarakat melakukan berbagai upaya agar bisa mudik, termasuk mengendarai sepeda motor.*****

Komentar

Komentar

Check Also

Hindari Guna-guna, Batu Akik Galih Kelor Semarang Lah Penangkalnya

bidik.co — Kepopuleran batu akik kini semakin merajalela, berbagai daerah diyakini menjadi penghasil batu yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *