Home / Internasional / Nuroji: Indonesia Miliki Posisi Strategis Bagi Jembatan Perdamaian Dunia

Nuroji: Indonesia Miliki Posisi Strategis Bagi Jembatan Perdamaian Dunia

Bidik.co — Depok — Anggota MPR RI, Nuroji menyatakan, strategisnya posisi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia. Hal ini karena Indonesia mampu menjadi jembatan bagi berbagai dunia.

“Indonesia memiliki peran penting sebagai jembatan diplomasi antarnegara. Sebagai upaya dalam pembentukan perdamaian dunia di bawah kepemimpinan Amerika Serikat (AS) dengan Eropa sebagai sosok penting,” tutur Nuroji dalam Sosialisasi Hasil-hasil Keputusan MPR RI, di Depok, Rabu (11/2/2026).

Indonesia sebagai bridgebuilder atau pembangun jembatan dan mitra aktif dalam penyelesaian konflik internasional, tentu saja memposisikannya cukup strategis bagi kepentingan geopoltik internasional.

“Dengan demikian, ini merupakan upaya mewujudkan apa yang dicita-citakan Bangsa Indonesia, berkomitmen untuk turut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian, dan keadilan sosial,” jelas Anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, dan pekerja migran ini.

Karenanya, Nuroji menganggap perdamaian dunia merupakanan fondasi utama bagi kelangsungan hidup manusia. “Perdamaian dunia merupakan fondasi utama bagi kelangsungan hidup manusia, stabilitas ekonomi, keamanan global, dan kemajuan suatu negara,” tegasnya.

Kader Partai Gerindra tersebut juga menegaskan bahwa Indonesia bukan hanya sebagai mitra, tetapi juga merupakan bagian penting untuk membangun keseimbangan global yang sehat dan menciptakan perdamaian melalui kolaborasi antarkekuatan dunia.

Menurut Nuroji, kolaborasi internasional memiliki peran yang krusial dalam menciptakan serta mempertahakan perdamaian global di tengah banyaknya permasalahan dan tantangan modern.

“Kerjasama antarnegara yang dimaksud bukan sekadar pilihan diplomatik, melainkan kebutuhan praktis untuk mengatasi konflik, mencegah krisis, dan mendorong stabilitas global,” urai Nuroji.

Peran Indonesia dalam perdamaian dunia juga diwujudkan melalui partisipasi dan kontribusi aktif melalui Misi Garuda atau Misi Kontingen Garuda, pasukan penjaga perdamaian yang anggotanya diambil dari militer Indonesia yang bertugas di bawah naungan PBB.

Sejak tahun 1957, Indonesia telah menunjukkan komitmen yang kuat terhadap perdamaian dan keamanan global melalui pengiriman kontingen militer terbaiknya dalam berbagai misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). “Pada laporan terakhir tahun 2025, tercatat sekitar 1.200 prajurit TNI aktif bertugas di Lebanon,” urai Nuroji.

“Hal ini memperjelas sikap dan komitmen Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dan stabilitas global. Indonesia sebagai jembatan diplomasi, bukan hanya sebagai mitra, tetapi juga memilik peran lebih dalam kolabaorasi untuk menjaga masa depan dunia yang kini kian terhubung,” pungkasnya. (irm/ami)

Komentar

Komentar

Check Also

Di Puncak Gunung Fuji, Para Pendaki Bisa Dapat Sinyal Wifi

bidik.co – Para pendaki Gunung Fuji kini tak usah risau bakal “kehilangan kontak” dengan kawan-kawan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.