Home / Ekobis / Jamal Mirdad: Jaga Stabilitas Sosial-Ekonomi, Indonesia Butuh Ketahanan Pangan Lokal!

Jamal Mirdad: Jaga Stabilitas Sosial-Ekonomi, Indonesia Butuh Ketahanan Pangan Lokal!

Bidik.co — Kendal — Ketahanan pangan sangat krusial untuk menjamin ketersediaan, keterjangkauan, dan kualitas gizi makanan bagi seluruh penduduk secara berkelanjutan, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi dan sosial negara.

“Karena itu, sistem pangan yang kuat akan mampu mencegah krisis kelaparan, mengurangi ketergantungan impor, dan mendukung kesehatan masyarakat. Di sinilah posisi pangan lokal sangat penting!,” tegas Anggota MPR RI, Jamal Mirdad.

Dalam Sosialisasi Hasil-hasil Keputusan MPR RI di Kabupaten Kendal, Selasa (10/2/2026) itu, Anggota MPR dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah I, mengambil tema “Empat Pilar Kebangsaan untuk Ketahanan Pangan Nasional.”

Kegiatan yang dihadiri warga desa yang sebagian besar adalah petani, Jamal mengaitkan konstitusi dengan kemandirian pangan sebagai bekal menjelang Ramadhan. Mandat UUD 1945 Pasal 33 ayat 3 menegaskan bahwa cabang produksi dikuasai rakyat untuk kesejahteraan bersama.

“Menjelang Ramadhan, ketahanan pangan adalah wujud Bhinneka Tunggal Ika dalam kegotongroyongan. Mari optimalkan lahan lokal Kendal untuk stok pangan melimpah,” tegas Jamal.

Dalam sosialisasinya,  Anggota Komisi VII DPR RI yang membidangi perindustrian, UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata, dan sarana publikasi itu juga membahas Tap MPR terkait otonomi daerah dan program pemerintah seperti Food Estate.

Harapannya, Desa Laban siap jadi lumbung pangan bagi Kabupaten Kendal dan Jawa Tengah. Dengan dilaksanakannya sosialisasi, dapat  mendorong petani Kendal untuk meningkatkan produksi beras dan sayur untuk Ramadhan makmur.

Menurut Jaml, ketahanan pangan lokal di Kabupaten Kendal diperkuat melalui optimalisasi sektor pertanian berupa jagung, padi, dan perikanan, serta diversifikasi pangan berbasis Rumah Pangan B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman).

“Tentu saja program ini didukung dengan pemanfaatan 20% Dana Desa, panen raya, pengembangan UMKM olahan pangan lokal seperti abon lele, peyek, dan penguatan kapasitas petani muda,” urainya.

Secara spesifik, aktor pemeran utama film “Ramadhan dan Ramona” ini mengulas poin penting terkait ketahanan pangan lokal di Kendal. Sebagai komoditas utama dan pertanian, yaitu jagung yang merupakan salah satu fokus utama panen raya, yang akan mampu mendukung stabilitas pangan nasional.

“Bagi saya cukup menarik, pangan di Desa Laban, Kecamatan Kangkung ini didominasi oleh hasil pertanian padi. Desa ini aktif dalam program ketahanan pangan, termasuk menerima subsidi pangan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok. Potensi pertanian di wilayah Kangkung didukung oleh karakteristik wilayah yang sebagian besar merupakan lahan pertanian,” pungkasnya. (may/ism)

Komentar

Komentar

Check Also

Husna: Rumah Pangan Lestari Akan Penuhi Kebutuhan Masyarakat Jangka Panjang

Bidik.co — Masyarakat pedesaan dan terpencil banyak mengalami rendah gizi karena mengkonsumsi makanan yang tidak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.