Home / Politik / 4 KPUD Pertegas, Telah Undang Saksi untuk Membuka Kotak Suara

4 KPUD Pertegas, Telah Undang Saksi untuk Membuka Kotak Suara

Bidik.co – Tim Prabowo-Hatta menganggap tindakan KPU membuka kotak suara adalah melanggar hukum. Sementara itu Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay menyatakan hal tersebut sama sekali tak masalah dan justru akan memperlancar proses persidangan.

Sementara itu sejumlah KPUD yang telah membuka kotak suara pun angkat bicara terkait polemik ini. Salah satunya adalah Komisioner KPUD Jakarta Barat, Maryadi.

“Kita sudah buka kotak suara. Saksi sudah diundang keduanya tapi tidak hadir,” ujar Maryadi di Hotel Novotel Jakarta, Jl Gadjah Mada, Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat (1/8/2014).

Sama halnya dengan di Jakarta Barat, KPUD Kabupaten Malang pun melakukan pengecekan terhadap kotak suara. Di kabupaten ini yang menjadi permasalahan adalah mengenai Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKT).

“DPKT kita sudah melakukan pengecekan tidak ada kesalahan sampai tingkat TPS. Kemudian tidak ada keberatan. Ada pembukaan kotak di enam kecamatan. Saksi kita undang meskipun tidak semua datang. Klaim dari saksi tingkat provinsi, kemudian saksi tingkat kabupaten tidak ada keberatan,” ujar Komisioner KPUD Kabupaten Malang Totok Haryono.

Hal berbeda dilakukan oleh KPUD di Bali. Baik di Kabupaten Gianyar mau pun Tabanan tak melakukan pembukaan kotak suara.

“Karena gugatan kepada pihak kami hanya tentang rekapitulasi. Maka kami mempersiapkannya melalui C1 yang dimiliki KPU dan berita acara. Dengan itu, tidak ada pembukaan kotak suara dan berbasis C1. (Pada) 25 Juli Kita digugat hanya dua TPS yang di Kabupaten Gianyar,” ujar Komisioner KPUD Gianyar Anak Agung Gede Putra.

KPUD Tabanan pun menyatakan bahwa pihaknya tidak membuka kotak suara. Di kabupaten ini mereka mengaku dipermasalahkan karena ada satu pasangan capres-cawapres yang tak mendapat suara sama sekali.

“Kenapa mereka tidak dapat suara, padahal ada suara yang tidak sah. Tapi Kabupaten kami tidak membuka kotak suara, pasalnya bukti sudah dimiliki yaitu berbasis C1,” kata Ketua KPUD Tabanan Darayani.

Sebelumnya KPU memberikan instruksi kepada KPUD untuk membuka kotak suara. Kemudian pada malam hari ini KPU mengadakan konsolidasi bersama KPUD untuk persiapan sidang perdana di MK pada 6 Agustus 2014 mendatang. (ai)

Komentar

Komentar

Check Also

Masih Ada Yang Mendukung, MPR Tolak Tuntutan PA 212 Bubarkan BPIP

bidik.co — Banyaknya aspirasi dari masyarakat yang masih mendukung keberadaan BPIP, Wakil Ketua MPR RI …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.