Home / Politik / Bawaslu Minta KPU Audit Dana Kampanye Dua Capres

Bawaslu Minta KPU Audit Dana Kampanye Dua Capres

bidik.co — – Anggota Bawaslu, Daniel Zuchron, mengatakan sampai saat ini pihaknye belum mendapatkan data pelaporan akhir dana kampanye dari kedua pasangan capres dan cawapres.
Hal itu dikarenakan pihaknya masih sibuk mengawasi rekapitulasi suara. Namun, Bawaslu memastikan akan memberikan rekomendasi kepada KPU terkait dana akhir kampanye tersebut.

“Bawaslu di sini tidak bisa mengidentifikasi dari mana dana-dana itu. Tapi, di sini, Bawaslu harapkan KPU melakukan kembali audit tentang dana tersebut, apakah ada kejanggalan atau tidak,” kata Daniel Zuchron kepada wartawan di Jakarta, 18 Juli 2014.

Lebih lanjut, Daniel menuturkan, dalam undang-undang dana kampanye banyak aturan yang dituliskan seperti identitas penyumbang. Kemudian kalau ada sisa dari penggunaan dana kampanye dari waktu yang dibatasi, itu tidak bisa digunakan lagi. Di situ nanti KPU, Bawaslu dan auditor bekerja bersama.

“Bawaslu tidak bisa melakukan investigasi soal dana ini,” jelas dia.
Kedua tim pasangan calon sudah melaporkan dana kampanye kepada KPU. Tim pasangan calon presiden Prabowo-Hatta yang di wakili oleh Thomas Djiwandono merincikan laporan dana tersebut.

“Total penerimaan sebesar Rp166.559.466.941 dan pengeluaran Rp166.557.825.711 menyisahkan saldo sebesar Rp1.641.229,” kata Thomas saat melaporkan dana tersebut di KPU.
Sedangkan dari pihak Jokowi JK, yang diwakili oleh Akbar Faizal selaku sekretaris tim kampanye merincikan dana tersebut.

“Total dana kampanye yang terkumpul penerimaan Rp312.376.119.823. Total dana yang terpakai sebesar Rp311.899.377.825. Sisa dana kampanye Rp476.741.998,” kata Akbar. (ai)

Komentar

Komentar

Check Also

Masih Ada Yang Mendukung, MPR Tolak Tuntutan PA 212 Bubarkan BPIP

bidik.co — Banyaknya aspirasi dari masyarakat yang masih mendukung keberadaan BPIP, Wakil Ketua MPR RI …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.