Home / Hukum / Chusniyah Duduki Posisi Sementara Chatarina Girsang

Chusniyah Duduki Posisi Sementara Chatarina Girsang

bidik.co — Pimpinan KPK menunjuk seorang Plt untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Chatarina Girsang. Sosok yang dipilih pimpinan KPK itu adalah Nur Chusniyah. Nur Chusniyah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Litigasi pada Biro Hukum KPK.

“Untuk mengisi kekosongan, sementara ini KPK telah menunjuk Ibu Nur Chusniyah sebagai pelaksana tugas Kepala Biro Hukum,” kata Kabag Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha, Jumat (3/4/2015).

Untuk diketahui, Nur Chusniyah sebelumnya juga sama-sama bertugas di Biro Hukum bersama Chatarina. Dia merupakan bawahan langsung Chatarina. Chatarina dan Nur sering terlihat bersama saat menyelesaikan tugas-tugasnya.

Seperti diketahui, perempuan ‘perkasa’ di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Chatarina Mulya Girsang, kini tak bisa lagi dijumpai di gedung lembaga antirasuah itu. Pasalnya, Kepala Biro Hukum KPK yang selma ini menjadi ujung tombak dalam menghadapi gugatan praperadilan itu harus mengakhiri tugas di KPK.

Kepala Bagian Pemberitaan dam Informasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan, Chatarina telah 10 tahun bekerja di KPK. Masa kerja pegawai KPK diatur dalam Peraturan Pemerintah mengenai Sumber Daya Manusia KPK.

“Karena beliau sudah sepuluh tahun di KPK sesuai dengan PP tentang SDM KPK maka beliau harus kembali ke instansi awal per 1 April,” ujar Priharsa di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (1/4/2015).

Priharsa mengatakan, Chatarina akan kembali ke instansi awalnya, yaitu Kejaksaan Agung. Selain Chatarina, tiga jaksa penuntut umum juga telah mengakhiri masa kerjanya di KPK.

“Tiga lainnya di penuntutan, Riyono, I Kadek Wiradara, dan Edi Hartoyo,” kata Priharsa.

Priharsa mengatakan, saat ini belum ada yang menggantikan posisi Chatarina sebagai Kepala Biro Hukum. Meski Chatarina tak lagi memegang peran dalam praperadilan, kata Priharsa, tim kuasa hukum KPK masih bisa menghadapi praperadilan.

“Praperadilan telah disiapkan timnya dari biro hukum maupun dari jaksa yang diperbantukan dari biro hukum,” ujar dia.

Chatarina menjadi ujung tombak KPK dalam sidang praperadilan yang diajukan Komisaris Jenderal Budi Gunawan. Putusan tersebut menyatakan bahwa penetapan Budi sebagai tersangka oleh KPK tidak sah dan akhirnya kasus tersebut dilimpahkan ke Kejaksaan Agung. (*)

Komentar

Komentar

Check Also

Sri Meliyana: Pemerintah Harus Bersikap Adil Atas Vaksin Karya Anak Bangsa

bidik.co — Baru beberapa waktu nama Vaksin Nusantara ramai dibahas khalayak publik, jalan Terawan Agus …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.