Bidik.co — Depok – Anggota MPR RI dari Fraksi Partai GERINDRA, Nuroji menegaskan bahwa persatuan nasional tidak bisa hanya bergantung pada simbol dan slogan. Menurutnya, persatuan harus diwujudkan melalui sikap sadar bernegara, dengan cara saling menghormati perbedaan, serta kesiapan masyarakat untuk menjaga kedaulatan bangsa dari berbagai ancaman, baik fisik maupun nonfisik.
“Tentunya, untuk mewujudkan persatuan nasional, tidak bisa hanya bergantung pada simbol dan slogan. Persatuan harus diwujudkan melalui sikap sadar bernegara, saling menghormati perbedaan, serta kesiapan masyarakat untuk menjaga kedaulatan bangsa dari berbagai ancaman, baik fisik maupun nonfisik,” tuturnya dalam Sosialiasasi Hasil-hasil Keputusan MPR RI, di Depok, Selasa (9/12/2025).
Kegiatan Sosialisasi itu dilakukan bersama masyarakat Kota Depok dengan mengangkat tema “Peran Masyarakat dalam Menjaga Persatuan dan Kedaulatan NKRI, Menguatkan Kesadaran Bela Negara dan Persatuan,” sebagai respons atas tantangan kebangsaan yang kian kompleks di era digital.
Ia menyoroti tantangan kekinian seperti penyebaran hoaks, intoleransi, dan polarisasi sosial yang berpotensi melemahkan hubungan nasional. “Jika dibiarkan, ancaman tersebut dapat menggerus rasa kebangsaan pelan-pelan, tapi pasti. Ironisnya, sering kali datang bukan dari luar, melainkan dari sesama anak bangsa,” tegas Nuroji.
Anggota Komisi IX yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, kependudukan, dan jaminan sosial itu, menekankan pentingnya kesadaran bela negara sebagai tanggung jawab bersama. “Bela negara, tidak selalu identik dengan angkat senjata, melainkan dimulai dari hal sederhana seperti taat hukum, bijak bermedia sosial, serta menjaga persatuan di lingkungan terdekat,” terangnya.
Ia juga mengingatkan bahwa nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar hafalan, melainkan pedoman hidup berbangsa. Nilai-nilai tersebut harus terus disosialisasikan agar tidak kalah bersaing dengan arus informasi global yang sering kali abai terhadap konteks kebangsaan Indonesia.
Acara yang berlangsung dengan partisipasi aktif warga ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, pemuda, akademisi, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan. Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap masa depan persatuan bangsa karena urusan NKRI jelas bukan pekerjaan satu lembaga saja.
Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan berbagai pandangan dan pertanyaan terkait peran generasi muda dalam menjaga persatuan nasional. Diskusi berlangsung dinamis dan menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap isu kebangsaan, khususnya di tengah perubahan sosial yang berlangsung cepat.
Kegiatan sosialisasi ini dinilai menjadi ruang penting untuk memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat. Selain menyampaikan keputusan MPR RI, forum ini juga menjadi sarana mendengar aspirasi warga secara langsung, sehingga nilai persatuan tidak berhenti di tataran konsep, tetapi menyentuh realitas sosial.
Melalui kegiatan ini, Nuroji berharap masyarakat Depok dapat terus berperan aktif menjaga persatuan dan kedaulatan NKRI. Ia menegaskan bahwa masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kesadaran kolektif warganya, karena negara yang besar bukan hanya soal wilayah, tetapi soal kemauan rakyatnya untuk tetap bersatu. (ir/gha)
BIDIK.co Terbaik untuk Masyarakat

Website & Logo Maker