Home / Politik / CT Minta Jokowi Tak Limpahkan Beban ke SBY

CT Minta Jokowi Tak Limpahkan Beban ke SBY

bidik.co — Tampaknya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Chairul Tanjung (CT) kegerahan dan ikut angkat bicara setelah muncul banyak desakan ke pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Dia menanggapi adanya pernyataan yang menyebutkan bahwa pemerintahan SBY memberi jebakan dan memberatkan Jokowi melalui besarnya anggaran subsidi BBM.

Menurut Chairul Tanjung, setiap pemerintah mempunyai beban masing-masing. Saat ini SBY menjalani bebannya dalam memimpin negara. CT juga meminta pemerintahan Jokowi bisa menanggung bebannya sendiri. CT meminta jangan sampai beban yang seharusnya dilalui Jokowi malah dilimpahkan ke SBY.

“Selalu diarahkan begitu beban yang yang akan datang. Setiap pemerintah memiliki beban masing masing. Jangan sampai beban ke depan dibebankan sekarang. Begitupun sebaliknya,” ucap CT di kantornya, Jumat (29/8/2014) malam.

Mantan Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) ini meminta semua pihak tidak saling menyalahkan dan mengorbankan kepentingan orang lain demi kepentingan sendiri.

“Jangan sampai ada yang salah, jangan mengorbankan kepentingan orang lain demi kepentingan sendiri. Pemerintah punya beban masing masing. Nanti Jokowi punya beban sendiri,” tutupnya.

CT memastikan tidak akan ada kenaikan harga BBM subsidi hingga 20 Oktober atau hingga habis masa pemerintahan SBY. Menurutnya, SBY mempunyai banyak pertimbangan sebelum memutuskan tidak menaikkan harga BBM subsidi.

“Sikap pemerintah SBY bahwa karena tahun lalu pemerintah baru saja menaikkan harga BBM subsidi cukup besar 33 persen cukup memberatkan,” ucap CT di kantornya, semalam.

Tidak hanya itu, CT juga menyebut bahwa pemerintahan SBY memikirkan kesulitan rakyat jika harga BBM naik. Pasalnya, saat ini saban 3 bulan masyarakat harus menanggung beban kenaikan tarif dasar listrik. Belum lagi kemungkinan kenaikan harga gas non-subsidi.

“Tidak lama lagi juga akan ada kenaikan elpiji 12 Kg. Ini semua membebani masyarakat. Akan sangat berat apabila ditambah kenaikan BBM waktu dekat. Sampai 20 oktober tahun ini tidak akan ada kenaikan BBM,” katanya. (ai)

Komentar

Komentar

Check Also

Masih Ada Yang Mendukung, MPR Tolak Tuntutan PA 212 Bubarkan BPIP

bidik.co — Banyaknya aspirasi dari masyarakat yang masih mendukung keberadaan BPIP, Wakil Ketua MPR RI …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.