Home / Politik / Jamal Mirdad: Perlu Telaah Ulang Esensi Kemerdekaan

Jamal Mirdad: Perlu Telaah Ulang Esensi Kemerdekaan

bidik.co — Meskipun kemerdekaan Indonesia sudah berusia 71 tahun, namun rasa kemerdekaan atau rasa bebas merdeka rakyat hari ini masih beragam. Ada yang sudah merasakan benar-benar merdeka, tetapi ada juga yang merasa kita belum merdeka secara seutuhnya.

“Pertanyaan yang berkaitan dengan makna kemerdekaan, bukan pertanyaan yang gampang untuk dijawab, terutama ketika negara ini masih terbelenggu cengkeraman maut ekonomi kapitalisme asing. Hal itu telah mengakibatkan kesenjangan sosial sangat terasa di kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka perlunya ditelaah ulang makna dan esensi kemerdekaan,” tegas Jamal Mirdad anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra ketika melaksanakan sosialisasi putusan MPR pada, Selasa (30/8/2016) di Kecamatan Tampingan, Boja, Kendal.

Seperti diketahui, bahwa kemerdekaan adalah cita-cita dan tujuan yang ingin dicapai oleh setiap bangsa di mana pun berada. Demikian halnya bangsa Indonesia yang mengalami masa penjajahan sangat panjang dan membuat penderitaan rakyat.

“Proklamasi kemerdekaan bagi bangsa Indonesia, berarti berakhirnya masa penjajahan dan mulainya kehidupan sebagai bangsa merdeka. Proklamasi kemerdekaan merupakan titik puncak atau peristiwa puncak dalam perkembangan perjuangan bangsa Indonesia dalam menentang penjajahan. Proklamasi kemerdekaan mengumandangkan suatu berita kegembiraan bagi bangsa Indonesia ke segenap penjuru dunia,” jelas anggota DPR dari daerah Pemilihan Semarang ini.

Selanjutnya Jamal menuturkan, Pemerintah Republik Indonesia dan jajaran para penguasa saat ini yang sangat diharapkan bisa membawa kesejahteraan dan bisa membawa rakyat ini lepas dari belenggu asing, tetapi pada kenyataannya malah masih sibuk mengurus masalah internalnya dan asyik dengan berbagai pencitraan, sehingga apa yang dijanjikan ketika kampanye mulai terasa jauh dari harapan.

“Mungkin, inilah saat yang tepat bagi rakyat Indonesia untuk melakukan aksi nyata mengisi kemerdekaan dengan hal hal yang positif yang memajukan bangsa ini. Tidak hanya di bibir, namun langsung dalam perilaku yang mempunyai tujuan yang sama yaitu membebaskan rakyat dari penjajahan bangsa asing maupun bangsa sendiri,” tandas Jamal. (*)

Komentar

Komentar

Check Also

Masih Ada Yang Mendukung, MPR Tolak Tuntutan PA 212 Bubarkan BPIP

bidik.co — Banyaknya aspirasi dari masyarakat yang masih mendukung keberadaan BPIP, Wakil Ketua MPR RI …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.