Home / Politik / Prabowo: Bukan Akhir, Ini Baru Awal dari Perjuangan Kita!

Prabowo: Bukan Akhir, Ini Baru Awal dari Perjuangan Kita!

bidik.co – Prabowo menyerukan kepada pendukungnya untuk merapikan barisan menentang kecurangan Pilpres. KPU telah menetapkan Jokowi-JK sebagai presiden dan wakil presiden terpilih Pilpres 2014. Namun Prabowo Subianto benar-benar belum menyerah.

“Ini bukan akhir dari sebuah perjuangan, ini baru awal dari perjuangan kita, merdeka!” kata Prabowo dalam pidato politik lewat Youtube, Jumat (25/7/2014).

Prabowo mengenakan kemeja putih lengan pendek serta kopiah warna hitam. Kedua tangannya yang saling menggenggam diletakkan di atas meja yang berada di depannya. Jari-jari tangan itu tak berhenti bergerak sepanjang Prabowo menyampaikan pidato. Di sebelah kanan belakang eks Pangkostrad itu, terdapat bendera merah putih dan bendera warna merah dengan tiga bintang emas di bagian tengah. Di belakangnya terdapat buku-buku seperti perpustakaan.

Prabowo dalam pidato politiknya ini mengajak pendukungnya untuk menyusun kekuatan.

“Saudara-saudara sekalian kekuatan kita besar, kita kemarin dicurangi, karena itu marilah kita susun barisan kita kembali kita susun kekuatan kita kembali dari orang ke orang. Susunlah kekuatanmu, 5 orang dari 5 orang, nanti 10 orang dari 10 orang, adakan diskusi bahas di rumah masing-masing, atur pada saat nanti kita akan umumkan bagaimana perjuangan kita,” kata Prabowo.

Berikut pidato Prabowo yang mengimbau pendukungnya untuk bersatu, selengkapnya:

Sahabat-sahabatku di facebook saya sekarang jumlahnya sudah lebih dari 8 juta orang. Saya minta pada sahabatku yang sejati, mungkin saja ada yang masuk hanya ikut-ikutan, tapi mereka yang benar-benar ingin bersama saya dalam memperjuangkan dan membela nilai-nilai kebaikan, nilai-nilai membela Indonesia, nilai-nilai membangung Indonesia yang benar, yang baik untuk anak dan cucu kita.

Saya mohon saudara-saudara marilah terus kita dalam kekompakan dan kebersamaan dan marilah kita menilai dari hari ke hari apa pun kita lakukan harus selalu di atas landasan konstitusi kita dan tidak boleh menggunakan kekerasan kita akan melaksanakan perjuangan apa pun di atas landasan satya graha yang telah diberi contoh oleh seorang tokoh di India Mahatma Gandhidan di Amerika Martin Luther King, dan di Afrika Selatan Nelson Mandela.

Percayalah kebenaran akan menang, kebenaran tidak bisa dikalahkan. Yang penting kita harus berani kita harus tegar, kita harus mau berkorban saudara-saudara sekalian. Bung Karno dan Bung Hatta dan Bung Syahrir dan Pak Dirman dan Gubernur Suryo dan I Gusti Ngurah Rai dan semua pahlawan-pahlawan pendiri bangsa kita telah mengajarkan bahwa kalau kita tidak menyerah, kalau kit berani kalau kita tegar, kebenaran akan unggul, kebenaran akan menang pada saatnya.

Kita harus siap menghadapi kesulitan kita harus siap menghadapi penderitaan, tapi pilihannya apa? kita menyerah apakah kita seperti budak yang disuruh duduk-duduk, disuruh berdiri-berdiri, disuruh tunduk-tunduk, disuruh diam-diam, disuruh ambil air ambil air, atau kita bangsa yang terhormat, bangsa yang mengerti membela haknya, membela hak-hak rakyat.

Saudara-saudara sekalian kekuatan kita besar, kita kemarin dicurangi, karena itu marilah kita susun barisan kita kembali kita susun kekuatan kita kembali dari orang ke orang, susunlah kekuatanmu, 5 orang dari 5 orang, nanti 10 orang dari 10 orang, adakan diskusi bahas di rumah masing-masing. Atur pada saat nanti kita akan umumkan bagaimana perjuangan kita, yang jelas pilihannya hanya dua, berdiri terhormat sebagai bangsa ksatria atau tunduk selamanya sebagai bangsa kacung, bangsa budak, bangsa lemah, bangsa yang bisa dibeli, bangsa yang bisa disogok.

Pilihannya ada di hati kita masing-masing saya tidak tahu dari 8 juta sahabatku berapa yang terus bersama saya, saya mohon tulunglah jawab kepada saya sehingga saya tahu siapa yang akan berjuang terus bersama saya sampai titik darah yang penghabisan, atau mereka yang melihat dari pinggir saya pun tidak masalah. terima kasih.

Ini bukan akhir dari sebuah perjuangan, ini baru awal dari perjuangan kita, merdeka! (ai)

Komentar

Komentar

Check Also

Masih Ada Yang Mendukung, MPR Tolak Tuntutan PA 212 Bubarkan BPIP

bidik.co — Banyaknya aspirasi dari masyarakat yang masih mendukung keberadaan BPIP, Wakil Ketua MPR RI …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.