Home / Pendidikan / Jamal: Jaga Kerukunan dengan Tumbuhkan Budaya Gotong Royong

Jamal: Jaga Kerukunan dengan Tumbuhkan Budaya Gotong Royong

bidik.co — Masyarakat Indonesia adalah masyarakat majemuk yang memiliki karakteristik yang unik, di antaranya adalah budaya Gotong royong. Kemajemukan itulah yang menjadi semboyan bangsa yang tercantum dalam lambang Negara Indonesia Garuda Pancasila yang berbunyi “Bhinneka Tunggal Ika”.

Akan tetapi belakangan ini mulai terkikis dari kehidupan bermasyarakat. Pelemahan budaya yang mengedepankan kebersamaan ini makin terlihat menipis khususnya di perkotaan.

“Sikap gotong royong dan toleransi yang merupakan karakter bangsa telah luntur,” ungkap Anggota MPR RI Jamal Mirdad dalam diskusi kegiatan Sosialisasi putusan MPR pada hari  Selasa, 6 juni 2017 di Kota Semarang.

Menurut Anggota Komisi X dari Fraksi Partai Gerindra ini, semangat kebersamaan sangat diperlukan untuk bisa meringankan beban warga saat ini. “Dalam kehidupan bermasyarakat sekarang ini, seakan tidak dikenal lagi adanya sikap bantu membantu antartetangga. Semua terkesan fokus pada kesibukan masing-masing,” ujar Jamal.

Karena itu, begitu penting untuk bisa menumbuhkan kembali semangat gotong royong sebagai dasar untuk membangun dan menjaga kerukunan bermasyarakat.

Dalam kegiatan yang diikuti beberapa elemen masyarakat tersebut tersimpul bahwa budaya gotong royong perlu diterapkan dan dilaksanakan bukan hanya oleh kepala negara dan pemerintahannya tetapi diharapkan semua warga Negara atau semua anak bangsa.

Sehingga dengan kemajemukan yang ada tidak akan terpecah belah karena semangat gotong royong dan kebersamaan tetap dikedepankan. (*)

Komentar

Komentar

Check Also

Beri Hibah Puluhan Miliar untuk CSR, Nadiem Dapat Kritikan Kalangan Pendidikan

bidik.co — Mendikbud Nadiem Makarim memberikan dana hibah puluhan miliar kepada Yayasan Bhakti Tanoto dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.