Home / Politik / Jamal Mirdad: Kebhinnekaan Modal Fundamental Hadapi Bencana Alam

Jamal Mirdad: Kebhinnekaan Modal Fundamental Hadapi Bencana Alam

Bidik.co — Kota Semarang Kebinekaan merupakan modal sosial fundamental bagi pembangunan nasional Indonesia. Karena mampu menyediakan jaringan sosial luas, memicu inovasi, dan memperkuat persatuan melalui toleransi serta gotong-royong.

“Kebinekaan merupakan modal sosial fundamental, karena menyediakan jaringan sosial luas, memicu inovasi, dan memperkuat persatuan melalui toleransi serta gotong royong, seperti tercermin dalam semboyan bhinneka tunggal ika, yang bila dikelola dengan baik akan menciptakan pembangunan inklusif, damai, dan berkelanjutan,” tutur Anggota MPR RI dari Fraksi Partai GERINDRA, Jamal Mirdad, di Kota Semarang, Jumat (12/12/2025).

Dalam Sosialisasi yang bertemakan “Mengelola Kebinekaan sebagai Modal Sosial Pembangunan Nasional” itu, Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah I, Jamal Mirdad menekankan bahwa Indonesia merupakan negara dengan keberagaman yang sangat kaya, baik dari sisi budaya, suku, agama, maupun bahasa. Keberagaman ini, menurutnya, bukanlah penghalang, melainkan modal sosial utama untuk membangun bangsa yang kuat dan maju.

“Semangat Bhinneka Tunggal Ika, meski berbeda-beda tetapi tetap satu, harus kita jaga dan kembangkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai ini menjadi fondasi agar kita dapat bersatu, bergotong royong, dan saling mendukung dalam menghadapi tantangan besar, termasuk bencana alam yang semakin sering terjadi,” jelasnya.

Jamal juga membahas bagaimana pengelolaan kebinekaan yang baik akan mampu memperkuat solidaritas sosial dan mendukung proses pembangunan nasional secara menyeluruh. Merujuk pada pemahaman kebhinekaan sebagai wujud dari keberagaman suku, agama, ras, budaya. Ia mengajak seluruh peserta untuk aktif menanamkan nilai-nilai toleransi dan kebersamaan sebagai sikap hidup yang harus dijaga, terutama di tengah dinamika sosial dan ancaman bencana.

Selain itu, agar kebhinnekaan dapat menjadi modal pembangunan, Jamal mensyaratkan adanya toleransi dan saling menghormati, sikap menerima perbedaan tanpa membeda-bedakan atau mencaci.

“Tak kalah pentingnya, saling percaya atau trustworthiness, yaitu percaya pada niat baik seluruh komponen bangsa untuk membangun. Kemudiann adanya komitmen bersama, yaitu semua elemen bangsa berpartisipasi, tidak hanya golongan tertentu, untuk membangun negara,” urainya.

Acara ini berjalan interaktif dengan sesi tanya jawab dan diskusi kelompok. Salah satu perwakilan masyarakat menyatakan, “Kegiatan ini memotivasi kami untuk lebih aktif menjaga persatuan dan harmoni di lingkungan kami. Kebinekaan adalah kekayaan yang harus dirayakan dan dikelola dengan bijaksana demi masa depan yang lebih baik.”

Melalui sosialisasi ini, Jamal Mirdad berharap semangat kebinekaan dan Bhinneka Tunggal Ika semakin mengakar kuat di masyarakat sebagai modal sosial esensial. Dengan demikian, bangsa Indonesia dapat bersatu, saling mendukung, dan bersiap secara kolektif dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk risiko bencana alam, demi tercapainya pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan. (may/is)

Komentar

Komentar

Check Also

Jamal Mirdad: Pancasila Jadi Falsafat Untuk Bangun Kepekaan Sosial dan Budaya Sadar Bencana

Bidik.co — Kabupaten Kendal — Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia dari Fraksi Partai GERINDRA, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.