Home / Politik / Jelang Akhir Masa Jabatan, SBY Kembali Berpamitan

Jelang Akhir Masa Jabatan, SBY Kembali Berpamitan

bidik.co – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali berpamitan karena saat ini adalah hari-hari terakhirnya menjabat sebagai presiden. Kali ini, SBY berpamitan saat acara silaturahmi dengan Paskibraka, pasukan kehormatan  akademi TNI dan Akpol, Paduan Suara Orkestra Gita Bajana Nusantara dan para teladan nasional, Senin 18 Agustus 2014.

“Ini kesempatan saya terakhir memimpin upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan, kesempatan ini sekaligus akan saya gunakan untuk mohon diri di hadapan bapak, ibu, dan anak-anak,” kata SBY di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta.

SBY mengatakan, dia akan kembali ke tengah-tengah masyarakat. SBY juga meminta agar masyarakat membantu pemimpin yang baru untuk menyukseskan jalannya pemerintahan. SBY juga meminta maaf kepada masyarakat jika ada kesalahan ketika dia memimpin.

“Kalau ada kekhilafan dalam memimpin bangsa ini, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujarnya.

SBY menegaskan bahwa saat memimpin, dia sudah berbuat yang terbaik. Tetapi dia juga menyadari ada berbagai kekurangan pada saat menjadi presiden.

“Tetapi percayalah, saya dan semua jajaran pemerintahan tulus, ikhlas dan serius mengemban tugas untuk negeri ini guna menuju Indonesia yang lebih baik,” jelasnya.

Menurut SBY, dia dan pejabat pemerintahan yang membantunya saat dia mengemban tugas sebagai presiden, telah bekerja dengan sungguh-sungguh dan berbuat yang terbaik selama 10 tahun. Meskipun banyak pula yang belum tercapai.

“Begitulah kodrat, hakikat kehidupan dari masa ke masa harus dibangun dan diperbaiki,” ungkapnya.

Oleh karena itu, SBY berharap agar semua yang hadir dalam acara silaturahmi bersedia menjadi pelopor dan teladan untuk berbuat yang terbaik agar menjadi contoh sekaligus memajukan kehidupan rakyat.

“Saya sangat menyayangi bapak ibu dan anak-anak, teruslah maju, dukunglah pemimpin yang akan datang dan pemerintahannya. Insya Allah Tuhan Maha Adil dan mendengar kita hari ini serta akan mengabulkan doa kita menjadi bangsa yang maju di abad 21,” kata SBY.

Suara SBY pun bergetar saat menyampaikan harapannya agar para peraih Teladan Nasional yang hadir malam ini tetap bersedia menjadi pelopor dan teladan untuk berbuat yang terbaik. Dengan sikap itu, SBY menilai bahwa para teladan ini nantinya akan memajukan kehidupan rakyat Indonesia.

“Tidak ada sekali lagi, resep ajaib, jalan yang lunak, dan cara-cara yang instan untuk membawa Indonesia ke masa depan yang maju, damai, adil, dan sejahtera, kecuali kerja keras kita semua. Saya berterima kasih atas dukungan selama ini atas kebersamaan memajukan, dan berikhtiar memajukan bangsa,” kata dia.

Momen perpisahan SBY ini pun membuat Presiden RI dua periode itu terdiam sesaat. SBY kemudian melanjutkan kembali perkataannya dengan nada yang bergetar. SBY menyatakan bahwa dirinya sangat menyayangi para peraih Teladan Nasional yang hadir. Dia meminta agar mereka mendukung pemerintahan yang akan datang.

Setelah menyampaikan pidatonya itu, SBY mendapatkan sambutan meriah. Ribuan peraih Teladan Nasional bahkan berdiri mengapresiasi salam perpisahan tersebut. SBY, yang sudah beranjak turun dari mimbar, lalu kembali mendekati mikrofon. “Terima kasih… Terima kasih… Terima kasih,” ujar orang nomor satu negeri ini berulang kali.

Saat sesi foto bersama dengan para teladan nasional ini selesai, SBY juga menyempatkan berdiri menghadap mereka sambil mengatupkan tangannya. “Terima kasih, salam untuk keluarga ya,” kata SBY di setiap sesi foto yang jumlahnya mencapai lebih dari 20 kali itu. (if)

Komentar

Komentar

Check Also

Masih Ada Yang Mendukung, MPR Tolak Tuntutan PA 212 Bubarkan BPIP

bidik.co — Banyaknya aspirasi dari masyarakat yang masih mendukung keberadaan BPIP, Wakil Ketua MPR RI …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.