Home / Politik / Kemarau Tingkatkan Produksi Garam di Lamongan

Kemarau Tingkatkan Produksi Garam di Lamongan

bidik.co – Kemarau panjang saat ini menguntungkan petani garam di Lamongan. Mereka bisa meningkatkan produksi garamnya.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Suyatmoko mengaku tahun ini produksi garam di Lamongan sudah melampaui produksi tahun lalu. Padahal, kata Suyatmoko, masih ada dua bulan tersisa tahun ini sehingga diperkirakan produksi akan bertambah.

“Produksi garam di pantura Lamongan hingga awal November ini sudah mencapai 20 ribu ton dengan kualitas K1 sedangkan produksi selama tahun 2013 lalu hanya mencapai 10.900 ton,” kata Suyatmoko kepada wartawan saat sidak di tambak garam kawasan Brondong, Selasa (11/11/2014).

Produksi tahun lalu, kata dia, merosot dibanding produksi tahun 2012 yang bisa mencapai 29 ribu ton akibat cuaca yang tidak mendukung.

Namun, terang Suyatmoko, melimpahnya produksi tersebut juga berimbas pada terkoreksinya harga jual garam petani Lamongan. Jika di awal musim panen pada Oktober lalu harga jualnya mencapai Rp 1.000 per kg, saat ini karena tingginya suplai di pasaran, harganya menjadi Rp 500 per kg.

“Untuk meningkatkan kesejahteraan petani garam Lamongan kami mulai mengenalkan produksi garam dengan Teknologi Ulir Filter atau TUF,” jelasnya seraya menambakkan jika saat ini sudah dibuka demplot percontohan seluas 1 hektar dengan TUF agar petani bisa mengetahui manfaat nyata TUF.

Jika menggunakan TUF, lanjut dia, kualitas garam di Lamongan yang sudah K1 bisa naik lagi menjadi kualitas garam industri yang saat ini masih minus produksinya di Indonesia. Harganya juga berlipat, stabil di harga Rp 1.000 per kg sehingga kesejahteraan petani bisa meningkat.

Mekanisme TUF sendiri berupa penyaringan air laut pada saluran penghubung ke petakpetak garam dan meja kristalisasi dengan menggunakan bahan penyaring.

Menggunakan TUF, produksi garam bisa meningkat dua kai lipat dari 60-80 ton per hektar menjadi 120-150 hektar  dengan kualitas garam insdustri. (if)

Komentar

Komentar

Check Also

Masih Ada Yang Mendukung, MPR Tolak Tuntutan PA 212 Bubarkan BPIP

bidik.co — Banyaknya aspirasi dari masyarakat yang masih mendukung keberadaan BPIP, Wakil Ketua MPR RI …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.