Home / Politik / Prabowo Belum Dapat Pastikan Hadir Dalam Pelantikan Jokowi

Prabowo Belum Dapat Pastikan Hadir Dalam Pelantikan Jokowi

bidik.co – Pimpinan MPR sore ini memberikan undangan pelantikan presiden terpilih Joko Widodo kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan pihaknya sangat berharap agar mantan Komandan Jenderal Kopassus itu bisa hadir.

“Kami beramai-ramai memohon ke Bapak. Kami mohon kesediaan Pak Prabowo agar datang. Kalau Pak Prabowo enggak datang tawar rasanya, sepi, teman-teman nyariin,” kata Zulkifli kepada Prabowo seraya bercanda di kediaman rumah orang tua Prabowo di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2014).

Zulkifli mengatakan, menjelang acara pelantikan, ada isu kalau Koalisi Merah Putih (KMP) bakal menghambat pelantikan Jokowi. Zulkifli menegaskan kalau isu tersebut tidak benar, karena sumbernya tidak jelas.

“Kami melaporkan kalau isu-isunya seram, menakutkan, aneh, enggak tahu darimana sumbernya kalau KMP akan menjegal, memboikot, membumihanguskan. Terus lima pimpinan MPR enggak bakal ada di tempat. Terus sidang lama sehingga lahir dekrit,” tutur mantan Menteri Kehutanan itu.

“Dari media kali ya?” tukas Prabowo sambil melihat awak wartawan.

Jawaban Prabowo ini membuat suasana di dalam ruang jadi riuh karena tawa jurnalis yang mendengar pernyataan Ketua Dewan Pembina Gerindra tersebut.

“Kalau saya diundang, adat istiadat bangsa Indonesia itu hukumnya wajib hadir. Tapi, saya tidak ngarang, bukan alasan politik. Saya harus berangkat ke luar negeri, harusnya kemarin saya tunda. Nanti malam saya berangkat, kalau selesai urusan, minggu malam saya akan kembali,” katanya.

“Kalau saya tidak hadir, jangan katakan saya memboikot. Kami ingin perbedaan politik, persaingan politik, tidak menjadi perpecahan, kita semua anak Indonesia dan menginginkan Indonesia baik,” ujarnya.

Karena itu, Prabowo belum menjamin dirinya bakal hadir pada acara pelantikan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden periode 2014-2019. Namun, ia mengaku akan berusaha keras agar dirinya dapat hadir pada acara tersebut.

Saat menerima pimpinan MPR pada Jumat (17/10/2014) sore, Prabowo kembali mengaku telah memiliki janji untuk sebuah pertemuan di luar negeri. Awalnya, ia menjanjikan akan hadir dalam pertemuan itu pada Kamis (16/10/2014). Namun, pertemuan itu terpaksa diundur untuk menerima pimpinan MPR yang datang untuk menyampaikan undangan acara pelantikan Jokowi-JK.

Hal tersebut sudah dijelaskan Prabowo saat bertemu Jokowi siang tadi.

“Kalau diundang, wajib untuk dipenuhi. Tapi, saya tidak ngarang, dan bukan alasan politik, saya harus berangkat ke luar negeri. Harusnya, saya berangkat kemarin, tapi saya tunda. Kalau urusan saya selesai Sabtu atau Minggu, Minggu malam pun saya akan kembali ke Jakarta,” kata Prabowo, saat menerima pimpinan MPR di Jalan Kertanegara, Nomor 4, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2014) sore.

Prabowo mengaku tak ingin ada polemik jika nanti dirinya tak dapat hadir saat Jokowi-JK dilantik karena urusan di luar negeri belum selesai. Ia menegaskan akan berusaha keras untuk menyelesaikan urusannya dengan cepat supaya dapat hadir pada hari bersejarah tersebut.

“Kalau saya tidak hadir, jangan anggap saya memboikot. Kami ingin persaingan politik tidak menjadi perpecahan,” ujar mantan Danjen Kopassus itu.

Mendengar itu, Ketua MPR Zulkifli Hasan terus berusaha agar Prabowo dapat hadir di acara pelantikan. Menurut Zulkifli, acara pelantikan Jokowi-JK menjadi hambar tanpa kehadiran Prabowo.

“Kalau Pak Prabowo tidak hadir rasanya hambar, tidak utuh, tidak bulat. Tolong diusahakan, kalau Bapak sampai Jakarta (Senin) pagi, masih ada waktu untuk hadir,” ucap Zulkifli.

Prabowo seakan luluh mendengar permintaan Zulkifli. Ia berjanji sedapat mungkin menyelesaikan urusannya di luar negeri dengan cepat dan agar dapat hadir tepat waktu saat Jokowi-JK dilantik di sidang paripurna MPR, Senin (20/10/2014).

“Ini namanya sudah fatwa, saya akan berat kalau tidak hadir. Kalau begini, saya harus berusaha keras (untuk hadir),” timpal Prabowo.

Saat menyampaikan undangan, Zulkifli didampingi tiga wakilnya, yaitu Oesman Sapta Odang, Mahyudin, dan EE Mangindaan. Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid tidak ikut mendampingi karena sedang menjalankan tugas di luar negeri. (ai)

Komentar

Komentar

Check Also

Masih Ada Yang Mendukung, MPR Tolak Tuntutan PA 212 Bubarkan BPIP

bidik.co — Banyaknya aspirasi dari masyarakat yang masih mendukung keberadaan BPIP, Wakil Ketua MPR RI …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.