bidik.co —– Pernyataan Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi yang menyatakan hasil surveinya yang paling benar dan jika berbeda dengan hasil KPU maka KPU yang salah dinilai tidak tepat. Burhanuddin telah merusak upaya KPU yang telah bersusah payah membangun kepercayaan di hadapan masyarakat. “Pernyataan Burhanuddin itu merusak KPU, KPU …
-Isi Pertemuan Jokowi dengan BJ Habibie
bidik.co —– Setelah melakukan pertemuan tertutup selama satu jam, calon presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden RI ketiga Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie akhirnya menemui media untuk memberikan keterangan pers. Jokowi, melalui juru bicaranya Anies Baswedan mengatakan, kunjungannya ini merupakan silaturahim yang dilakukan seorang anak pada orang tua yang dihormati. Selama …
-Beberapa Keanehan Quick Count yang Menangkan Jokowi
bidik.co —– Peneliti opini publik, Agung Prihatna, mengungkapkan beberapa fenomena keanehan quick count (hitung cepat) yang menguntungkan pasangan Jokowi-JK. Dia membeberkan kronologi yang perlu mendapat sorotan. Pertama, pada awal Juli 2014, ada pernyataan dari pihak capres nomor urut 2 bahwa ada indikasi kecurangan. Kedua, pada masa tenang ada tiga lembaga …
-Ternyata RRI Pakai Exit Poll, Bukan Quick Count
bidik.co — Setelah ricuh akibat adanya utak-atik data pada hasil quick count SMRC (Saiful Mujani Research and Consulting), masyarakat kini menyoroti hasil quick count RRI yang ternyata bukan menggunakan metode quick count, tetapi survei exit poll. Puslitbang Diklat LPP RRI (Radio Republik Indonesia) memang terdaftar dalam daftar 56 lembaga survei …
-Anggota Dewan Etik Persepi Lecehkan Dunia Akademik
bidik.co — Anggota Dewan Etik Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) yang terdiri dari para akademisi dinilai melecehkan dunia akademik. Penilian ini disampaikan Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis). Direktur Ekskekutif Puskaptis Husin Yazid menyayangkan keterlibatan para akademisi sebagai anggota Dewan Etik Persepi yang secara nyata tidak memiliki legalitas …
-LSI: Pernyataan Burhanuddin Momentumnya Tidak Tepat
bidik.co — Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Adjie Alfaraby menilai, tidak ada upaya menjatuhkan legitimasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas pernyataan yang dikeluarkan Direktur Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi. Namun, ia menyayangkan jika pernyataan Burhanuddin harus keluar pada saat yang tidak tepat. “Apa yang disampaikan (Burhanuddin) sangat tepat, tapi momentumnya tidak …
-Peneliti LSI Dukung Pernyataan Ilmiah Denny JA soal Pemenang Pilpres
bidik.co — Peneliti Lingkaran Survei Indonesia, Adjie Alfaraby, mengatakan, pernyataan pendiri LSI, Denny JA, tentang pemenang Pemilu Presiden 2014 versi survei LPI merupakan pernyataan ilmiah. Meski demikian, kata Adjie, pemenang pilpres tetap menjadi wewenang Komisi Pemilihan Umum. Hal itu disampaikan oleh Adjie terkait laporan Sekretaris Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, …
-Pendukung Prabowo-Hatta tidak Turun ke Jalan
bidik.co — Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengimbau simpatisan tidak turun ke jalan saat pengumuman hasil pemilihan presiden Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Mahfud MD mengatakan pihaknya sudah mengimbau seluruh simpatisan menunggu hasil keputusan KPU. “Kami sudah membuat imbauan agar pendukung Prabowo-Hatta tidak turun ke jalan, biarkan …
-Situs Kawalpemilu.org Milik Timses Jokowi-JK
bidik.co — Tim Pemenangan Pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa meminta publik tidak terprovokasi dengan hasil real count Pilpres 2014 yang dikeluarkan situs Kawalpemilu.org. Deputi Program Pemenangan TimKamNas Prabowo-Hatta, Hendra J. Kede, mengatakan hasil perolehan suara yang dikeluarkan Kawalpemilu.org bukan hasil resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Situs Kawalpemilu.org bukanlah milik KPU. Situs …
-Menang di Jabar, Prabowo Hatta Raih 59,78%, Jokowi-JK 40,22%
bidik.co — Hasil rekapitulasi yang disahkan dalam Rapat Pleno Terbuka Perolehan Suara Pilpres 2014 Tingkat Provinsi Jabar, pasangan capres-cawapres nomor urut 1 unggul. Prabowo-Hatta memperoleh suara 59,78 persen atau 14.167.381 suara, sementara Jokowi-JK memperoleh 40,22 persen atau 9.530.315 suara. Jumlah pemilih di Jabar yang menggunakan suaranya dengan total suara sah …
-
BIDIK.co Terbaik untuk Masyarakat
Website & Logo Maker