Bidik.co — Depok — Pemuda merupakan aset paling berharga dan tulang punggung masa depan bangsa. Karena pemuda membawa semangat, inovasi, dan energi untuk perubahan positif. Hal itu dijalankannya melalui peran sebagai agen perubahan, inovator teknologi, penjaga nilai luhur bangsa, dan pemimpin masa depan yang diharapkan mampu membangun negara yang lebih baik, sejahtera, dan berdaya saing. Dengan peran tersebut sudah siapkan pemuda?
“Peran pemuda yang cukup strategis tersebut mencakup penguasaan teknologi, semangat kewirausahaan, patriotisme, dan menjaga keutuhan bangsa di era globalisasi. Peran yang strategis tersebut, mengharuskan pemuda untuk membekali diri dengan karakter dan integritas yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila,” tutur Nuroji, Anggota MPR RI dari Fraksi Partai GERINDRA.
Menurut Nuroji, membangun karakter dan integritas generasi muda dengan nilai Pancasila berarti menanamkan nilai-nilai luhur berupa ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Dari nilai-nilai tersebutlah akan terpatri karakter dan integritasnya.
“Pembangunan karakter dan integritas itu diwujudkan melalui pendidikan formal, keluarga, dan masyarakat, agar mereka menjadi pribadi yang jujur, toleran, berempati, bertanggung jawab, bergotong-royong, dan cinta tanah air, terutama di era digital dengan memanfaatkan teknologi secara positif untuk membangun bangsa, bukan memecah belahnya,” papar Nuroji.
Dalam upaya membangun karakter dan integritas, Nuroji menunjukkan strategi yang bisa dilakukan. Melalui internalisasi nilai pendidikan, strategi membangun karakter dan integritas dapat dijalankan.
“Melalui pendidikan formal, pengintegrasian nilai-nilai Pancasila ke dalam semua mata pelajaran, bukan hanya Pendidikan Pancasila, melalui pendekatan reflektif, dialogis, dan kontekstual yaitu value-based learning. Keluarga dan masyarakat sangat penting karena mampu menciptakan lingkungan yang mendukung pengamalan Pancasila, di mana orang tua dan lingkungan sekitar menjadi teladan,” urai Nuroji.
Tentu saja pemahaman terhadap tantangan dan kesiapan cukup penting, karena pemuda diharapkan memiliki karakter kuat, nasionalisme tinggi, semangat juang, dan kemampuan bersaing global.
“Mengatasi tantangan seperti materialisme, individualisme, serta ketergantungan pada pekerjaan formal dengan membangun jiwa wirausaha. Pengembangan diri secara utuh seperti olah rasa, rasio, raga, usaha, kinerja akan menjadi kunci untuk menjadi generasi penerus yang berkualitas,” kata Nuroji.
Dalam Sosialisasi Hasil-hasil Keputusan MPR RI, yang diselenggarakan di Depok, Selasa (9/12/2025) dengan tema, “Membangun Karakter dan Integritas Generasi Muda Berbasis Nilai Pancasila” itu diikuti oleh para mahasiswa, pelajar, pemuda, dan berbagai lapisan masyarakat.
Nuroji berharap dengan diselenggarakannya sosialisasi tersebut, akan terbangun dan munculnya generasi muda yang penuh dengan karakter dan integritas untuk menyongsong masa depan bangsa. Hal ini tentu saja sangat erat dengan nilai Pancasila, sila ke-3, Persatuan Indonesia. (ir/is)
BIDIK.co Terbaik untuk Masyarakat

Website & Logo Maker