Home / Ekobis (page 10)

Ekobis

Dolar AS Menguat, Rupiah Tak Berdaya

bidik.co — Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena data ekonomi dari negara itu secara keseluruhan positif. Perkiraan awal penjualan ritel dan jasa makanan AS untuk November naik 0,7 persen menjadi 449,3 miliar dolar AS disesuaikan secara musiman, terutama didukung oleh penjualan …

-

Jokowi Inginkan Pengusaha Korsel Investasi di Luar Jawa

bidik.co — Presiden Joko Widodo bertemu dengan para pengusaha Korea Selatan (Korsel), pada hari pertama kunjungannya ke Busan, Korsel. Dalam kesempatan itu, para pengusaha Korsel menyatakan minatnya untuk terus berinvestasi di Indonesia. Sementara Jokowi mendorong mereka agar investasinya tidak hanya dilakukan di Pulau Jawa. “Mereka sangat berminat dengan Indonesia. Sangat …

-

Tanri Abeng Merasa Malu, Pendapatan 141 BUMN Indonesia Kalah dari Petronas

bidik.co — Total pendapatan 141 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia–termasuk Pertamina–kalah dari pendapatan perusahaan minyak dan gas asal Malaysia, Petronas. Padahal, perusahaan ini dulu belajar dari Indonesia. “Saya malu, pendapatan 141 BUMN kita kalah dengan Petronas. Dulu, (ada orang) BUMN Malaysia belajar dari saya. Diutus langsung oleh PM …

-

Arah Angin Ekonomi Global

bidik.co — Arah pergerakan ekonomi global mau-tidak mau harus diikuti oleh seluruh negara di dunia, sebagai pijakan menentukan arah kebijakan ekonomi nasionalnya. Setidaknya demikian yang dipahami oleh Presiden RI Joko Widodo, menanggapi adanya suara miring terkait perjalanan Presiden ke sejumlah negara yang berakhir di Australia menghadiri pertemuan pimpinan negara G20. …

-

Aktivis Lingkungan Hidup Anggap Dwi Soetjipto Bermasalah dengan HAM

bidik.co — Baru hitungan jam dilantik, penolakan terhadap Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto, sudah berdatangan. Warga sekitar wilayah Cekungan Air Tanah (CAT) Watuputih salah satunya. Warga yang menolak pendirian pabrik Semen Indonesia di Rembang, Jawa Tengah, meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) membatalkan pelantikan Dwi. Mantan Dirut Semen Indonesia itu diyakini …

-

Meski Tak Paham Sektor Migas, Dwi Soetjipto Ditunjuk sebagai Dirut Pertamina

bidik.co — Penunjukkan Direktur Utama Semen Indonesia Dwi Soetjipto menjadi Direktur Utama Pertamina tidak tepat dan terkesan dipaksakan. “Kami sangat kecewa, karena ketidakpahaman DS (Dwi Soetjipto) tentang seluk beluk migas,” kata Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI) Ferdinand Hutahaean dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/11/2014).‎ Ketidapahaman Dwi tentang energi secara makro …

-

Peneliti Menilai Hanya Ada Pergantian Mafia Migas

bidik.co — Pemerintahan Presiden Joko Widodo tidak sungguh-sungguh mengelola tata kelola sektor migas. Pemberantasan mafia migas yang digongkan sedari awal terbukti hanya omong kosong. “Sejak penunjukan Sudirman Said sebagai Menteri ESDM, pemerintahan Jokowi tidak sungguh mengubah tata kelola sektor migas terutama pemberantasan mafia migas,” kata peneliti dari Asosiasi Ekonomi-Politik Indonesia …

-

Dianggap Pemuja Neolib, Faisal Basri Diragukan Mampu Berantas Mafia Migas

bidik.co — Penunjukan Faisal Basri sebagai sebagai Ketua Komite Reformasi Tata Kelola Migas (KRTKM) masih menjadi sorotan. Banyak kalangan ragu Faisal Basri dan timnya bisa melakukan tugas memberantas mafia migas. “Saya meragukan kapasitas dan kredibilitas mereka. Sosok Faisal Basri selama ini dikenal sebagai ekonom tukang yang selalu bermetamorfosis di setiap …

-

Djoko Santoso: Kenaikkan Harga BBM Waktunya Tidak Tepat

bidik.co — Presiden Joko Widodo (Jokowi), Senin (17/11/2014) malam mengumumkan kenaikan harga BBM brsubsidi. Harganya menjadi Rp 8.500/ liter, naik Rp 2.000 dari sebelumnya Rp 6.500/ liter. “Harga BBM baru yang akan berlaku pukul 00.00 WIB terhitung sejak tanggal 18 November 2014,” ujar Jokowi di Istana Negara. Kenaikan harga BBM …

-