Saturday , September 18 2021
Home / Pendidikan / M Nur: Spirit Kebangkitan Nasional, Didikkan Pancasila Sejak Dini

M Nur: Spirit Kebangkitan Nasional, Didikkan Pancasila Sejak Dini

bidik.co — Salah satu penyebab lunturnya toleransi keberagamaan di tengah masyarakat kita adalah hilangnya pengamalan dari sila-sila dari Pancasila. Pancasila sebagai azas negara Indonesia sudah tidak lagi menjadi pegangan dalam tatanan kehidupan bermasyarakat.

Berbagai macam bentuk sosial media yang berkembang di masyarakat sekarang, semua informasi dapat diakses dengan mudah dan cepat tanpa adanya filter. Peringatan kebangkitan nasional ini, sudah seharusnya menjadi momen bagi aktualisasi nilai-nilai Pancasila.

“Spirit kebangkitan nasional, sudah seharusnya mengarahkan bahwa penanaman nilai-nilai Pancasila dilakukan sejak dini. Hilangnya mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila di sekolah dasar, menjadi cikal bakal lunturnya pemahaman dini mengenai Pancasila,” tutur H. Muhammad Nur dalam acara Sosialisasi Keputusan MPR RI, Selasa 25 Mei 2021, di Banjarmasin.

Dalam hal ini, M Nur berkesimpulan bahwa Pancasila merupakan azas  yang tak pernah lekang oleh waktu dan menjadi cermin bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pancasila sebagai sebuah azas yang tidak pernah lekang dimakan waktu. Pancasila adalah cerminan dari kehidupan berbangsa dan bernegara bagi masyarakat Indonesia, maka pendidikan ke-Pancasilaan menjadi sesuatu yang harus untuk ditanamkan pada warga negara sejak dini,” tutur M Nur menegaskan.

Momentum hari kebangkitan nasional menjadi tonggak untuk kembali merajut kebersamaan di tengah pandemi yang masih mendera Indonesia dan dunia.

Selain itu, momen peringatan kebangkitan nasional sebagai upaya untuk membangkitkan persatuan.

“Untuk itu, semangat kesadaran ideologi Pancasila mesti dibangkitkan dan digelorakan sejak usia dini. Sehingga jati diri bangsa akan terpatri seja awal,” tutur M Nur.

Sedangkan untuk membangun dan membangkitkan kembali persatuan antarsesama anak bangsa, menurut M Nur, perlu diaktualisasikan melalui sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai kecintaannya kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

“Pancasila merupakan fondasi dalam berbangsa dan bernegara. Jika fondasi itu sudah kuat dan kita sudah memahami serta mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila, kita tidak akan mudah digoyahkan budaya asing,” papar Anggota Komisi X yang membidangi pendidikan ini. (*)

Komentar

Komentar

Check Also

Muhammad Nur: Di Tengah Pandemi Covid-19, Guru Sangat Dibutuhkan

bidik.co — Peran guru dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia sungguh besar dan sangat menentukan. Penanaman …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.